daun singkong
tentang jepang dan indonesia
di mata seorang penggemar sayur daun singkong
Friday, May 06, 2005

Diet

Ketika saya membantu membereskan barang-barang pindahan di apartemen seorang teman, saya menemukan beberapa kotak suplimen diet. Semuanya masih tersisa, dengan merek dan jenis yang berbeda.

Sebagai seorang wanita (cieh...), saya sendiri bukannya tidak pernah kena godaan untuk berdiet. Apalagi kalau melihat cewek-cewek Jepang yang rata-rata langsing dan feminin. Biarpun sepenuhnya sadar, berat tubuh bukanlah hal mutlak yang menjadi daya tarik, tapi kok rasanya gimana gitu...

Seorang cewek layaknya bertubuh langsing, berkulit putih, berdada menonjol, berambut pirang. Stereotipe Barbie lah. Biarpun dikatakan termakan iklan, kenyataannya itulah gambaran idaman cewek-cewek di Jepang ini, seperti juga cewek-cewek Indonesia pada umumnya.

Meski bisa dibilang warna kulit orang Jepang jauh lebih putih daripada kulit saya yang sawo matang ini, toh tidak sedikit kosmetik pemutih yang diiklankan di media. Begitu juga dengan iklan obat pembentuk badan, obat memperbesar payudara, atau iklan salon kecantikan. Tahun lalu, warna rambut coklat terang seperti orang barat benar-benar populer, meskipun tahun ini orang cenderung mewarnai rambutnya dengan warna gelap.

Menjelang musim panas, iklan-iklan penggaet konsumen wanita ini semakin menjamur. Musim panas adalah musim dimana orang pergi ke pantai, dan kesempatan untuk cewek-cewek memakai bikini. Siapa yang tidak pede memamerkan bentuk tubuhnya, seperti tersingkir dari kesempatan bersenang-senang.

Sehari-haripun, tidak sedikit saya melihat ibu-ibu muda yang membawa bayi dalam dorongan, tetapi bentuk badan ibu itu masih sama langsingnya seperti mereka yang belum menikah. Sedikit bikin iri...

Untuk membuat tubuh langsing ideal, ada banyak tawaran. Mulai dari cara gampang seperti meminum suplemen atau teh pelangsing tubuh sebelum / sesudah makan, memakai stoking atau celana pembakar lemak, sampai cara yang agak menyiksa seperti tidak makan dan hanya minum susu pelangsing. Trend hidup sehat membuat tv dan media cetak membahas bahan-bahan makanan yang memiliki khasiat tersembunyi membuat tubuh tidak gampang gemuk meskipun makan sesuka hati. Belum lagi iklan alat-alat pembentuk tubuh. Selain alat2 olah raga, juga ada alat elektronik yang jika dipakai secara rutin dipercaya bisa membantu mengurangi lemak di bagian tubuh tertentu. Ada juga cara mudah tetapi menguras kocek yang ditawarkan salon kecantikan. Dengan waktu singkat, tanpa berlapar-lapar, asal punya uang, siapa saja bisa mencapai berat badan yang diidamkan. Salah satu salon kecantikan terkenal bahkan memasang pasangan Victoria - Beckham sebagai model.

Berlembar-lembar bagian belakang sebagian besar majalah wanita penuh diisi dengan iklan salon pelangsing tubuh. Tidak jarang yang memuat kesaksian mereka yang berhasil menurunkan berat badannya. Tercapainya bentuk tubuh yang diidam-idamkan membuat mereka yang tadinya pemalu dan kesusahan mendapat pacar, menjadi punya kepercayaan diri dan bisa menikah. Seperti menyentil wanita-wanita lain yang belum menikah, meyakinkan bahwa para pria sangat mempertimbangkan bentuk tubuh.

Diet, memang bukan soal gampang. Apalagi kalau hanya termakan iklan, rasanya kok tidak bisa bertahan sampai tujuan tercapai. Hasilnya ? Seperti tumpukan sisa obat diet milik teman saya itu.
kategori tulisan lama

kumpulan foto

Shopping yuk !

Satu Cinta Lingerie Apa Impian Anda ?

shoutbox

sponsor & link

Powered by Blogger
Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com
BlogFam Community
blog-indonesia
Get Firefox!
JANGAN ASAL COPY PASTE..

email me
created by emiliana dewi aryani
@ 2004 - 2011